Showing posts with label Teks Pidato. Show all posts
Showing posts with label Teks Pidato. Show all posts

Meneladani Sifat Rasul

Salah satu upaya untuk membentuk kemandirian anak adalah dengan melatih mereka untuk bisa mengungkapkan isi pikirannya kedalam bentuk kata-kata yang sistematis sehingga isi pesan dapat tersampaikan dan mudah dimengerti oleh orang lain. Latihan kemandirian ini bisa dilakukan dengan melakukan latihan pidato yang dikaitkan dengan beberapa peristiwa bersejarah, baik sejarah nasional maupun sejarah Islam, sehingga selain latihan kemandirian juga mengandung unsur pendidikan yang cukup kental. Berikut contoh pidato dalam rangka Maulid Nabi Saw. :

Assalamu’alaikum wr. wb
Mukoddimah
Laqad kaana lakum fii Rasulillahi Uswatun Hasanah
Puji dan syukur mari kita panjatkan kepada Dzat yang Maha Ghafur, yang nikmatnya tidak akan pernah terukur walaupun oleh para insinyur, apalagi oleh tukang cukur dan tukang bajigur, yang Maha Kasih yang kasihnya tidak pilih kasih, yang Maha Penyayang yang sayangnya tidak pandang orang, karena hanya atas karunia-Nyalah kita dapat berkumpul ditempat yang mulia ini dalam rangka taqarruban ilallah yang dikemas dalam kegiatan Porseni.
Shalawat beserta salam semoga selamanya terlimpah dan tercurah kepada baginda alam, pemimpin tertinggi anti korupsi, baginda termulya anti durhaka, dialah pemimpin yang miskin tapi mampu memberantas kemiskinan, pemimpin yang sederhana tapi menjadi panutan seluruh dunia, dialah habibana wanabiyyana Muhammad Saw.

Dewan juri yang kami hormati, hadirin rahimakumullah.
Islam adalah agama yang sempurna, ajarannya meliputi seluruh aspek kehidupan manusia, karena itulah Allah swt tidak hanya menurunkan Islam sebagai pedoman hidup manusia tetapi juga mengutus seorang figur yang menjadi tauladan bagi seluruh umatnya, Allah SWT berfirman :
Laqad kaana lakum fii Rasulillahi Uswatun Hasanah
Telah nyata bagi kamu sekalian pada diri rasulullah tauladan yang baik. Rasulullah saw sendiri menyatakan : Innama buitstu liutammima makarimal akhlaq, sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang sempurna. Berdasarkan Al Quran dan Hadits di atas, maka kita harus bisa meneladani sifat-sifat Rasulullah SAW. Diantara sifat-sifat tersebut adalah :
1.Siddiq artinya jujur
Rasulullah Saw selalu jujur sepanjang hidupnya, sehingga ketika beliau mendapat kepercayaan dari Siti Khadijah untuk menjual dagangannya, beliau mendapat keuntungan yang besar karena kejujurannya. Sifat inilah yang harus dikembangkan oleh semua elemen, dari mulai pejabat sampai masyarakat, sehingga akan terbangun kehidupan yang harmonis, adil dan maju, tidak akan terjadi korupsi, tidak akan terjadi penyuapan dan penyakit mental lainnya.
2.Amanah artinya dapat dipercaya
Rasulullah adalah orang yang paling dapat dipercaya, sehingga ketika masyarakat Arab merenopasi ka’bah mereka memberi gelar Al Amin kepada Rasulullah saw. Sifat ini perlu kita kembangkan dalam kehidupan, orang yang amanah tidak akan menyia-nyiakan tugas, tidak akan bekerja asal-asalan. Mereka akan bekerja sungguh-sungguh karena mereka sadar akan tanggug jawab yang diembannya. Jika amanah sudah menjadi trend hidup masyarakat kita, maka kehidupan kita akan semakin maju karena segala hal dilandasi oleh etos yang baik, semangat dan bertanggung jawab.
3.Tabligh artinya menyampaikan
Sepanjang hidupnya Rasulullah tidak pernah berhenti bertabligh, menyampaikan ajaran Allah SWT kepada seluruh umat manusia. Tablig bisa diwujudkan dengan selalu mengajak manusia kepada jalan kebenaran dan mencegah mereka dari kemungkaran. Hal ini sangat penting dilakukan dalam kehidupan, sehingga dengan adanya sifat tabligh ini harmoni kehidupan akan berjalan seimbang dan istiqomah. Jika ada yang khilaf melakukan kesalahan maka ada orang lain yang mengoreksinya, sehingga keburukan hancur dan kebenaran akan abadi.
4.Fathonah artinya cerdas.
Rasulullah adalah orang yang cerdas, Beliau mampu menghadapi semua kemelut dalam kehidupan umatnya dengan cara yang tepat. Hal ini harus diikuti oleh umatnya, namun kita tidak bisa mengikuti beliau kalau kita tidak cerdas.
Kecerdasan seseorang identik dengan kapasitas ilmunya. orang yang cerdas adalah orang yang memiliki wawasan yang luas dan pengalaman yang dalam, karena itulah Rasulullah mewajibkan umatnya untuk senantiasa menuntut ilmu walaupun ilmu tersebut ada di negeri yang sangat jauh.
Hadirin Rahimakumullah.
Dari awal sampai akhir dapat disimpulkan bahwa Rasulullah adalah figur ideal yang harus menjadi tauladan bagi umatnya. Diantara tauladan tersebut adalah Rasul memiliki sifat Shiddiq, Amanah, Tabligh dan Fathonah. Jika sifat ini diaplikasikan dalam kehidupan maka akan tercipta kehidupan yang maju dan harmonis.
Demikian uraian singkat dari saya, mohon maaf atas segala kekurangan dan kealfaan,
Bila ada sumur diladang, boleh kita menumpang mandi,
Kalau ada umurku pangjang, boleh kita berjumpa lagi.
Buah tomat buah peutey, tamat euy......
Billahi taufiq wal hidayah Assalamu’alaikum wr. Wb.

Manifestasi Makna Hijrah dalam Kehidupan

Penulis sengaja menulis beberapa teks pidato sebagai salah satu alat untuk latihan kemandirian peserta didik, karena dengan berpidato akan melatih mereka untuk bisa mengungkapkan isi pikirannya kedalam bentuk kata-kata yang sistematis sehingga isi pesan dapat tersampaikan dan mudah dimengerti oleh orang lain. Latihan kemandirian ini bisa dilakukan dengan melakukan latihan pidato yang dikaitkan dengan beberapa peristiwa bersejarah, baik sejarah nasional maupun sejarah Islam, sehingga selain latihan kemandirian juga mengandung unsur pendidikan yang cukup kental. Berikut contoh pidato dalam rangka Tahun Baru Hijrah :

Assalamu’alaikum wr. wb
Mukoddimah
Quran surat An Nisa Ayat 100

Tiada kata yang paling utama untuk kita ungkapkan diawal kita berbicara, kecuali memanjatkan puji dan puja kepada Alloh SWT.
Sholawat beserta salam semoga selamanya tetap terlimpah dan tercurah kepada Tauladan Islam, dialah motivator handal yang mampu membangkitkan semangat hidup umatnya, dialah orang yang teguh dan pantang menyerah dalam menyebarkan ajarannya, yakni habibana wanabiyyana wamaulana Muhammad SAW. Pada kesempatan kali ini insya Alloh saya akan membawakan tema tentang manifestasi makna hijrah dalam kehidupan.
Dewan juri yang kami hormati, Hadirin rahimakumulloh.
Kurang lebih satu bulan lagi kita akan dihadapkan kepada Tahun Baru Hijriah, suatu momen yang penting dan penuh makna bagi umat Islam, karena melalui hijrah inilah kaum muslimin mulai bangkit dan mencapai kejayaannya.
Pada saat itu tergambar dengan jelas titik perjuangan dan pengorbanan Rasulullah berserta sahabat-sahabatnya untuk mempertahankan risalahnya. Dapat kita bayangkan bagaimana penderitaan yang harus ditanggung ketika di siang hari yang sangat panas dan di malam yang sangat gelap, mereka berjalan kaki, turun naik gunung yang berbatu-batu, melewati padang sahara yang gersang, dengan perbekalan seadanya mereka pantang menyerah untuk terus melanjutkan perjalanan menuju Madinah. Padahal di Makkah mereka bisa hidup nyaman dan berkecukupan. Namun semua itu dilakukan demi tegaknya agama yang agung ini, yakni agama Islam.
Hijrah merupakan langkah strategis untuk membangun basis kekuatan baru. Tidak hanya kekuatan fisik, melainkan juga kekuatan psikologis. Melalui Hijrah, Rasulullah SAW bisa membangun masyarakat baru di kota Madinah. Masyarakat yang terformulasikan dalam bentuk persaudaraan "ukhuwah" yang sangat kental antara golongan muhajirin dan anshar. Hal ini sesuai dengan firman Allah dalam surat An Nisa Ayat 100 :
Artinya :
100. Barangsiapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang Luas dan rezki yang banyak. Barangsiapa keluar dari rumahnya dengan maksud berhijrah kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian kematian menimpanya (sebelum sampai ke tempat yang dituju), Maka sungguh telah tetap pahalanya di sisi Allah. dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Lalu, apa yang harus kita lakukan sebagai umat Islam, dengan adanya hentakan sejarah ini, yang senantiasa berulang di saat-saat kita memasuki tahu baru Hijriah? Apakah cukup dengan hanya mengirimkan ucapan selamat tahun baru, melalui SMS dan email? Tentu saja tidak. tetapi ada beberapa langkah penting yang harus kita lakukan dalam menyambut tahun baru hijriah :
(1) Mari kita bangkitkan kembali semangat baru untuk menyongsong tahun yang baru dengan nilai-nilai yang memancar dari relung keimanan kita yang sangat dalam.
(2) Mari kita ikuti jejak perjuangan dan pengorbanan Rasulullah beserta sahabat-sahabatnya, yang pantang meyerah dalam memperjuangkan agama Islam.
(3) Mari kita bawa spirit hijrah ini ke segala lapangan kehidupan, dalam arti pindah dari masa lalu yang kurang baik, penuh maksiat ke hari esok yang penuh dengan ketaatan kepada Allah. Tidak hanya dalam segi ibadah melainkan dalam segala lapangan kehidupan.
Dari awal sampai akhri dapat disimpulkan bahwa makna Hijrah akan selalu hidup dalam diri kita dan peristiwa sejarah yang pernah dilakukan Rasulullah itu, tidak semata kejadian biasa, melainkan menjadi sebuah manhaj, yang harus selalu direnungkan maknanya dan diamalkan ibrahnya.
Demikian uraian singkat dari saya, mohon maaf atas segala kekurangan dan kealfaan,
Kalau ada jarum yang patah, jangan kau simpan didalam peti
Kalau ada kata yang salah, jangan kau simpan di dalam hati
Burung irian burung cendrawasih, cukup sekian dan terima kasih
Bunga mawa bunga melati, itulah bunga-bungaan

Uusiikum wanafsi bitaqwallah Wassalamu’alaikum wr. Wb.

Mengaplikasikan Nilai Qurban

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Muqaddimah
Quran surat Al Kautsar

Bapak dewan juri, yang adil dan bijaksana, yang saya hormati dan semoga Alloh mulyakan, amiin.

Para pemuda harapan bangsa, para pemudi harapan ibu pertiwi sekaligus harapan kami, yang saya cintai semoga Alloh mulyakan, amiin.Tak lupa hadirin hadirat rahimakumulloh.
Syukur alhamdulillah kepada Allah SWT, yang telah memberikan beribu-ribu nikmat kepada kita, sehingga kita masih bisa menghirup udara di bulan yang agung ini, dimana sebentar lagi kita akan merayakan suatu peristiwa besar, yaitu peristiwa penyembelihan Nabi Ismail oleh ayahnya Nabi Ibrahim, yang pada akhirnya diganti dengan Domba, yang kita kenal dengan peristiwa kurban.

Hadirin Rahimakumullah.

Peristiwa kurban merupakan cobaan terbesar bagi Nabi Ibrahim, karena siapa pun tak akan rela mengorbankan anaknya sendiri untuk disembelih. Tetapi, mengingat yang memberi perintah itu adalah Allah, Tuhan pencipta langit dan bumi, maka dengan hati yang ikhlas dan penuh kesabaran Nabi Ibrahim menunaikan perintah tersebut. Ini merupakan cermin bagi seluruh Kaum Muslimin bahwa seberat apapun perintah Allah itu harus kita lakukan, walaupun itu harus mengorbankan harta, keluarga, bahkan jiwa sekalipun.

Peristiwa kurban juga merupakan bentuk syukur kaum muslimin kepada Allah SWT. bukankah kita hidup adalah karena rizki umur dari Allah, kita bisa makan adalah karena Allah telah menumbuhkan padi untuk kita, dan masih banyak lagi rizki Allah kepada kita yang tidak mungkin kita dapat menghitungnya. Hal ini sesuai dengan firman Allah dalam surat Al Kautsar ayat 1-3 :

Innaa a'thoinaakal kautsar dst.

Yang artinya :
1. Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak.
2. Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah.
3. Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu Dialah yang terputus.

Hadirin Rahimakumullah.

Peristiwa kurban juga merupakan pendidikan sosial bagi kaum muslimin. Bukankah manusia diciptakan oleh Allah dengan keadaan yang berbeda-beda, ada yang miskin ada yang kaya, ada pejabat yang mobilnya mengkilat ada juga rakyat yang hidupnya melarat, ada konglomerat yang rumahnya bertingkat ada juga masyarakat yang bergelandang tidak memiliki tempat. Nah melalui kurban inilah mari kita berbagi, tolong menolong dengan yang lain. Yang kaya membantu yang miskin, para pejabat membantu rakyatnya dan para konglomerat berkurban untuk masyarakat, sebagaimana firman Allah SWT :

Wata'aawanu 'alal birri wat taqwaa walaa ta'aawanu alal itsmi wal 'udwan

Yang artinya tolong menolonglah kalian dalam kebaikan dan janganlah kalian tolong menolong dalam dosa dan permusuhan.

Dari awal sampai akhir dapat diambil esensinya, bahwa sebentar lagi kita akan dihadapkan pada ibadah kurban yang mengandung pelajaran berharga bagi kita, diantaranya sebagai ujian kesabaran, sebagai bentuk syukur kepada Allah dan sebagai bentuk kepedulian sosial kita terhadap orang yang membutuhkan.

Demikian uraian singkat dari saya, mohon maaf atas segala kekurangan,
Bila ada sumur diladang, boleh kita menumpang mandi,
Kalau ada umurku pangjang, boleh kita berjumpa lagi.
Buah tomat buah peutey, tamat euy......

Billahi taufiq wal hidayah wassalaamu'alaikum Wr. Wb.

Manifestasi Nilai Shalat dalam Kehidupan

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Muqaddimah

Bapak Dewan juri yang adil dan bijaksana yang kami hormati mudah-mudahan Alloh mulyakan, amiin!

Tak lupa Bapak Kepala Sekolah beserta seluruh jajaran guru dan TU yang sama-sama kami hormati mudah-mudahan Alloh mulyakan, amin !
Hadirin hadirat rahimakumulloh.

Tiada kata yang paling utama untuk kita ungkapkan diawal kita berbicara, kecuali memanjatkan puji dan puja kepada Alloh SWT yang mana ia telah mewajibkan kepada umat Islam untuk senantiasa melaksanakan sholat lima waktu yang ia perintahkan ketika Nabi Besar Muhammad Saw melaksanakan Isro Mi’raj. Sholawat beserta salam semoga selamanya tetap terlimpah dan tercurah kepada baginda alam, dialah pemimpin tertinggi anti korupsi, baginda termulia anti durhaka, yakni habibana wanabiyyana wamaulana Muhammad SAW. Pada kesempatan kali ini insya Alloh saya akan membawakan tema seputar Isro Mi’raj dengan judul Memanifestasikan Nilai-nilai Sholat dalam kehidupan sehari-hari.

Hadirin Rahimakumulloh.

Ketika Rasululloh masih dirundung duka diliputi oleh nestapa karena beliau ditinggal oleh dua insan yang sangat dicintainya, yang begitu berjasa kepada Agama Islam, yaitu Abu Tholib dan istrinya Siti Khodijah, maka pada tahun ke-11 dari kenabian Alloh swt mengundangnya untuk menerima perintah sholat melalui peristiwa Isra wal Mi’raj.
Isra artinya berjalan pada waktu malam. Sedangkan mi’raj artinya Naik ke langit sampai ke sidratul muntaha. Di sidratul muntaha inilah rasululloh saw bermunajat kepada Alloh swt sehingga akhirnya diwajibkan kepadanya beserta seluruh umatnya untuk melaksanakan sholat lima waktu dalam sehari semalam.

Hadirin rahimakumulloh.

Sholat merupakan hal yang sangat Urgen bagi umat islam, karena ia mempunyai kedudukan yang sangat penting sebagai Pilar agama yang harus senantiasa di jaga dan dilaksanakan oleh umat Islam. Sabda Nabi Saw.

Ashshalaatu 'imadduddiin, faman aqaamahaa faqad aqaamaddin, waman tarakahaa faqad hadamaddiin.

Artinya : sholat itu tiang agama, maka barang siapa menjalankannya maka ia telah menegakkan agamanya, dan barang siapa yang meninggalkannya, maka ia telah menghancurkan agamanya.
Secara tidak langsung Hadits di atas memerintahkan kita untuk melaksanakan sholat, bukan hanya sholat secara ritual tetapi lebih dalam kehidupan sehari-hari pun kita dituntut untuk melaksanakan nilai-nilai yang terkandung dalam sholat. Apa sajakah nilai-nilai yang terkandung dalam sholat ?

1. Dalam sholat ada silaturrahim. Ketika di masjid adzan berkumandang maka umat islam berbondong-bondong pergi ke mesjid untuk melaksanakan sholat berjama’ah, maka pada saat itulah terjadi interaksi antar jemaah yang menimbulkan rasa persatuan yang begitu mendalam sehingga ketika salah satu jamaah tidak hadir dan diketahui ternyata beliau sakit maka disitulah timbul rasa kasih sayang, inilah yang disebut silaturrahim. Nah Umat Islam diharapkan bisa menjalin silaturrahi dengan berbagai elemen masyarakat sehingga ia menjadi perekat bagi terbentuknya persatuan yang dilandasi dengan kasih sayang.

2. Sholat itu mengajarkan kedisiplinan. Bukankah sholat itu telah ditentukan waktunya, dan umat islam dituntut untuk melaksanakannya pada waktu yang telah ditentukan. Firman Alloh :

Innashsahalaata kaanat 'alal mu'miniina kitaabam mauquutaa

Dengan melaksanakan sholat diharapkan umat islam bisa memahami bagaimana pentingnya kedisiplinan dalam meraih kesuksesan. Orang yang disiplin akan meraih waktu yang lebih banyak untuk mengukir prestasinya dalam lembaran kehidupan, sementara orang yang terlambat dan tidak disiplin hanya mendapat kesemrawutan dan jauh dari prestasi.

3. Sholat itu mengajarkan Taat kepada pimpinan. Seseorang yang berdiri dibelakang imam ketika sholat maka ia tidak boleh mendahului imam dalam gerakan dan berada lebih depan daripada imam. Ini mengisyaratkan kepada kita bahwa selama pimpinan tidak menyuruh kepada kemungkaran, selama pemimpin tidak menyuruh kepada kemaksiatan, maka tidak ada pilihan bagi bawahannya kecuali untuk taat kepadanya. Pentingnya taat kepada pimpinan tergambar jelas dalam peristiwa perang uhud. Pada saat itu pasukan pemanah yang berada diatas bukit lupa atas perintah nabi untuk tetap tinggal diatas bukit apapun yang terjadi. Mereka tergoda dengan gonimah-gonimah yang berserakan di bawah sana. Akhirnya merekapun turun. Ketidaktaatan mereka pada perintah Rosul, menyebabkan Umat Islam kalah dalam perang tersebut.

Hadirin Rohimakumulloh.

Sebenarnya masih banyak nilai-nilai yang terkandung dalam sholat seperti Menundukan pandangan, senantiasa membaca alQuran, membiasakan membaca salam, menjalin kebersamaan dan lain-lain. Namun karena keterbatasan waktu, hanya itu yang dapat saya sampaikan. Mudah-mudahan kita semua disamping senantiasa melaksanakan sholat tepat pada waktunya kita juga dapat melaksanakan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Bila ada sumur diladang, boleh kita menumpang mandi, Kalau ada umur yang pangjang, boleh kita berjumpa lagi.

Uusiikum wa nafsi bitaqwallah, Wassalaamu'alaikum Wr. Wb.

Quranku Keren

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Puji dan syukur mari kita panjatkan kepada Dzat yang Maha Ghafur, yang nikmatnya tidak akan pernah terukur walaupun oleh para insinyur, apalagi oleh tukang cukur dan tukang bajigur, yang Maha Kasih yang kasihnya tidak pilih kasih, yang Maha Penyayang yang sayangnya tidak pandang orang, karena hanya atas karunia-Nyalah kita dapat berkumpul ditempat yang mulia ini dalam rangka taqarruban ilallah yang dikemas dalam kegiatan FASI.

Shalawat beserta salam semoga selamanya terlimpah dan tercurah kepada baginda alam, pemimpin tertinggi anti korupsi, baginda termulya anti durhaka, dialah pemimpin yang miskin tapi mampu memberantas kemiskinan, pemimpin yang sederhana tapi menjadi panutan seluruh dunia, dialah habibana wanabiyyana Muhammad Saw.

Dewan juri yang kami hormati, hadirin rahimakumullah.

Seorang orientalis pernah berkata : “Tidak ada satu bacaan pun dalam kurun waktu 1500 terakhir ini yang demikian indah dan merdu, serta dapat menggetarkan jiwa manusia yang mendengarkannya kecuali Al Quran”. Kutipan ini seolah menyadarkan kita umat Islam bahwa kitab suci yang kita miliki begitu agung, indah dan komprehensip. Sehingga kita sangat layak dan pantas untuk menjadikannya sebagai pedoman hidup kita di dunia untuk meraih kebahagian kelak di akhirat. Karena itulah pada saat ini saya akan mengambil tema “Quranku Keren”.
Hadirin Rahimakumullah.

Kita sebagai kaum muslimin selayaknya merasa bahagia dan bangga dijadikan sebagai seorang muslim, kenapa ? karena kita hidup dalam tuntunan Al Quran yang disamping agung dan mulia, ia juga keren dan gaul. Biarpun anak muda sekarang menggandrungi lagu-lagu ungu dan peterpen, namun keindahan ayat Al Quran tidak akan pernah tertandingi dan terkalahkan, kenapa demikian ? Shihabudin Qulyubi dalam bukunya Stilistika Al Quran mengatakan keserasian antara bunyi harkat, sukun, mad dan gunnah telah menimbulkan suatu alunan musik yang mengagumkan dimana perpindahan dari satu nada ke nada yang lain yang bervariasi telah menimbulkan warna musik yang beragam. Bukankan ini sebagai bukti bahwa al quran lebih keren dibanding syair lagu manapun di dunia ini ? betul apa betul ?

Hadirin Rahimakumullah.

Sampai disanakah keindahan al Quran ? tidak, masih banyak kemukjizatan Al Quran yang lain yang menjadikannya sebagai kitab terkeren di dunia. Diantara keunggulan tersebut adalah :

1. Al Quran mampu memberi informasi terhadap kejadian-kejadian yang akan terjadi, seperti informasi kemenangan bangsa Romawi atas bangsa Persia pada masa sekitar sembilan tahun sebelum peristiwa itu terjadi. Al Quran juga mampu memberi informasi tentang kejadian masa lalu dimana nabi Muhammad sendiri tidak pernah mengalaminya, seperti kisah Ashabul Kahfi, kisah Dzulqornain dan kisah-kisah lain yang mengandung hikmah yang besar bagi kaum muslimin.

2. Al Quran juga mengandung isyarat-isyarat ilmiyah yang sangat bermanfaat bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi sejak 1400 tahun yang lalu sebelum akhirnya para ilmuwan membenarkan isyarah tersebut, seperti pernyataan Al Quran dalam surat Al Anbiya ayat 30 yang menyatakan bahwa langit dan bumi tadinya merupakan satu gumpalan, yang akhirnya dibuktikan oleh Edwin Hubbel pada tahun 1929 yang disebut dengan teori Bing Bang. Dan masih banyak lagi isyarat lain seperti proses penciptaan manusia, fakta tentang gunung sebagai pasak bumi, lempengan-lempengan tanah, tata surya dan lain-lain.

Karena itulah Allah berfirman dalam Al Quran surat Al Isra ayat 88 yang artinya : “Katakanlah, seandainya manusia dan jin berkumpul untuk menyusun semacam Al Quran ini, mereka tidak akan berhasil menyusunnya, walaupun mereka bekerja sama”. Hadirin Rahimakumullah.

Dari awal sampai akhir dapat disimpulkan bahwa Al Quran merupakan kitab yang keren karena disamping kata-katanya yang indah, ia juga mengandung informasi kejadian yang akan datang, kejadian terdahulu dan mengandung isyarat-isyarat ilmiah, yang semuanya itu sudah ada sejak 1400 tahun yang lalu.

Kalau ada jarum yang patah, jangan kau simpan didalam peti
Kalau ada kata yang salah, jangan kau simpan di dalam hati
Burung irian burung cendrawasih, cukup sekian dan terima kasih
Bunga mawa bunga melati, itulah bunga-bungaan

Billahitaufiq wal Hidayah
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. JawHarie.Blogspot.com - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger